Lebak  

Mengganggu Kenyamanan Pengunjung, Aktivis Soroti Permasalahan Sampah di Pantai Bagedur

Lebak, UNB.- Terkait sampah yang menjadi pemandangan Buruk di tempat Wisata Pantai Bagedur, membuat LSM Ombak selaku Aktivis Lebak selatan ikut menyikapi permasalahan lingkungan di tempat wisata yang dikelola Pihak Bumdes Desa Sukamanah Kecamatan Malingping. Minggu (10-03-2024).

Sehingga wisatawan mengeluhkan tumpukan sampah yang berada di lingkungan Pantai Bagedur, karena Keberadaan sampah tersebut mengganggu kenyamanan pengunjung dalam menikmati keindahan wisata pantai yang menjadi ikon di Lebak Selatan.

Karena diduga pihak Pengelola Pantai kurang memperhatikan lingkungan, padahal pengunjung pantai membayar karcis masuk demi mendapatkan kenyamanan dan keamanan.

Sehingga sampah yang bertumpuk  mengganggu kenyamanan para wisata yang seharusnya bisa beristirahat tanpa adanya sampah di sampingnya.

Wisata pantai dipenuhi hamparan pasir yang terkenal di lebak selatan dengan ombak yang tidak terlalu besar, sehingga banyak wisatawan yang sengaja mandi, tetapi disayangkan keindahan pantai menjadi kurang nyaman bagi pengunjung akibat adanya sampah di areal tempat wisata.

Hal tersebut membuat geram LSM OMBAK (Organisasi Brantas Korupsi) AGUS RUSMANA menyikapi hal tersebut, “Sampah tidak dapat dielakkan lagi dari kehidupan manusia, dimana Terdapat keramaian, di situ pasti akan di temukan sampah, sayangnya sampah dari pengunjung yang dihasilkan di berbagai kerumunan ini tidak di selesaikan dengan tanggung jawab dari pengelola wisata pantai Bagedur,dan pada akhirnya mencemari dan mengotori lingkungan sekitar,” kata Agus.

Lanjut Agus “Bukan hanya sampah yang berserakan yang harus jadi perhatian pihak pengelola jalan yang berlubang pun harus ada perbaikan atau tambal sulam biar tidak ada lagi yang berlubang, agar pengunjung wisata merasa nyaman, sementara retribusi dari pengunjung di ambil,lantas kenapa pihak pengelola seolah olah tidak peduli terhadap hal itu,” ujarnya.(Red)

error: Content is protected !!