Lebak  

Waspada!.. Preman Berkedok Debt collector atau Matel Incar Pengendara, APH Harus Tindak Tegas

Lebak, UNB.- Beredarnya sebuah Video amatir dari salah satu pengendara sepeda Motor yang hendak Pergi ke Rangkasbitung untuk mengikuti Tes PPS, pada Kamis (16/05/2024) diduga diintimidasi di tengah perjalanan oleh beberapa oknum Preman yang berkedok debt collector atau Mata Elang (Matel) di Jalan Kadu Agung Cileles Desa Muncang Kopong Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak Banten, yang berjumlah empat orang dengan mengendarai tiga sepeda motor, saat melintasi wilayah Kabupeten Lebak. Senin (20/5/2024).

Pasalnya terdengar bentakan dari empat preman Jalanan atau Mantel, yang menggunakan tiga kendaraan jenis R2, dua orang menggunakan sepeda motor jenis CRF warna merah, satu orang memakai kaos Kuning menggunakan sepeda Motor jenis Honda Beat warna Hitam Merah tahun 2019 dengan Nopol A 6526 JH, satu orang memakai Topi dan memakai Kaos warna Biru Tua memakai motor Jenis Honda Beat Warna Hitam Merah tahun 2019 tanpa Nopol.

Terlihat para Preman jalanan atau Mantel membentak pengendara Sepeda Motor menyuruh berhenti, yang hendak mengikuti tes PPS, sehingga pengendara sepeda motor salah satunya adalah perempuan menangis ketakutan sambil menyuruh adiknya untuk tidak berhenti, dengan mengendarai sepeda motor Jenis Scoopi warna Biru tahun 2016 dengan Nopol A 3412 ON.

Terlihat juga pengendara Sepeda motor jenis scoopy, yang dikendarai adik laki laki salah satu perempuan yang diboncengnya, warga dari Kecamatan Banjarsari yang hendak mengikuti tes PPS di wilayah Rangkasbitung, harus mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan, padahal motor yang dibawanya tidak bermasalah, artinya motor tersebut bukan motor angsuran atau motor Kredit kepada Pihak Finance, melainkan motor tersebut lengkap dengan surat surat BPKB dan STNK.

“Saya dikejar kejar yang pakai motor CRF makanya saya ngerem mendadak muter balik, terdengar percakapan pengendara sepeda motor Jenis Scoopy saat berhenti di salah satu jalan yang sedang ada pengerjaan coran Jalan di wilayah Lebak, bahkan salah satu oknum Matel berbicara membentak meminggirkan,” ungkapnya.

Salah satu pengendara perempuan yang menangis menuturkan, dirinya saat melintas sebelum jalan Coran yang dibangun ketika itu motor Jenis CRF sedang nongkrong di pinggir Jalan sebelum jalan coran tersebut, seketika itu langsung mengejar,

“Kn ng nga lewat haju eta motor crf nongkrong bae sisi jalan td namah, duka dimna aran daerahna tapi jauh keneh ti jalan anu di cor mah Kebel eta nuturkena.

Pas jalan yang di cor si piki ngebut karena ada yang mengikuti, katanya bukan sawajar, betul aja s piki ngebut lalu pada ngejar.

Lalu pas lewat coran disalip sama motor crf s piki ngerem nga dadak langsung puter balik.

Pas puter balik dikejar lagi ada komplotonya yang pake baju kuning pura2 katabrak lalu yang baju biru kaya berusaha menenangkan ternyata masih sa geng. Ja dua duanya teriak nyuruh berhenti, pada waktu itu mau ke rangkas tes PPS,”

Dirinya pun berpesan kepada pengguna jalan agar lebih berhati hati, “Agar lebih berhati hati dan waspada, kalo mau bepergian apalagi wanita usahakan jangan sendiri kalo mau bareng sama teman laki laki atau konvoi, jangan mau berhenti kalo ada yg nyuruh kalo merasa terancam lebih baik berhenti di tempat keramaian jangan tempat sepi. Karena kejadian tidak terduga bisa datang kapan saja
sampai sekarang masih trauma kalo ke inget,” ujarnya.

Korban pun mengakui sampai saat ini masih trauma atas kejadian terhadap dirinya.

Beruntung Korban yang hendak ke Rangkas mengikuti Tes PPS, berhenti di tempat ramai sehingga motor yang dikendarainya diduga menjadi target mereka selamat tidak sampai di ambilnya.

Dirinya berharap APH Polres Lebak segera ambil tindakan dan mengusut tuntas agar tidak ada lagi korban korban yang lainnya.

Preman Jalanan yang berkedok debt collector atau Matel, membuat skenario di jalan saat mengejar target buruannya, dalam penuturan korban mereka berpura pura tertabrak untuk bisa mendapatkan buruannya.

Disinilah peran serta APH Polres Lebak untuk ikut mengamankan pengguna jalan atas ancaman kejahatan di wilayah Hukum Polres Lebak, para pelaku kejahatan akan menggunakan berbagai cara untuk dapat mendapatkan buruannnya.

Seperti para debt collector atau Mata Elang yang sering membuat resah para pengendara roda dua dan empat di wilayah Hukum Polres Lebak.(Red)

error: Content is protected !!