JOHOR BAHRU, UNB.- Sebuah video yang beredar luas memperlihatkan seorang pembantu rumah dianiaya secara bergilir oleh majikan bersama tiga orang lainnya di Taman Daya, Johor Bahru. Korban dilaporkan ditampar dan ditumbuk hingga mengalami luka parah di bagian wajah, leher, dan telinga.
Peristiwa ini diduga bermula dari tuduhan bahwa sang amah telah memukul anak majikan. Ketua Polis Johor, Datuk Ab Rahaman Arad, mengonfirmasi pihaknya telah menerima laporan lengkap terkait insiden tersebut dan menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara teliti sesuai prosedur hukum.
Beliau menekankan bahwa setiap fakta akan dikumpulkan untuk mendapatkan gambaran utuh tanpa berpihak kepada salah satu pihak.
Sementara itu, masyarakat dan warganet menyampaikan rasa geram serta mengecam tindakan main hakim sendiri tersebut. Mayoritas berpendapat bahwa segala bentuk perselisihan seharusnya diserahkan kepada pihak kepolisian dan pengadilan, bukan diselesaikan dengan kekerasan. Sikap ini juga ditegaskan dalam laporan MalaysiaGazette, menekankan bahwa keadilan harus ditegakkan melalui jalur resmi negara.(Red)


