Lebak  

P3A Sumber Rejeki Desa Kertaraharja Bangun Irigasi DI Cisayati, Petani Apresiasi Program P3-TGAI

Lebak, UNB.- Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Sumber Rejeki Daerah Irigasi (DI) Cisayati, Desa Kertaraharja, Kecamatan Banjarsari, melaksanakan pembangunan saluran irigasi melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang digencarkan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3). Program ini mendapat apresiasi luas dari para petani.

Pembangunan saluran irigasi tersebut dilaksanakan secara swakelola dengan nilai kontrak Rp195 juta dan waktu pelaksanaan 45 hari kalender pada tahun 2026.

Ketua P3A Sumber Rejeki, Agus Toni Setiawan, menuturkan bahwa program ini memastikan aliran air ke sawah dapat mengalir merata sehingga manfaatnya langsung dirasakan petani.

“Alhamdulillah, adanya P3-TGAI dari pemerintah pusat melalui BBWSC3 akan sangat bermanfaat. Dulu saluran air di pesawahan DI Cisayati tidak maksimal karena tidak ada pembangunan. Kini dengan adanya program ini, saya yakin hasil panen bisa bertambah,” ungkapnya, Jumat (03/07/2026).

Hal senada disampaikan Abah Unji, tokoh masyarakat sekaligus pemilik sawah di aliran irigasi Cisayati. Ia menuturkan bahwa selama puluhan tahun petani kesulitan mendapatkan pasokan air akibat saluran irigasi yang sering terkendala.

“Adanya pembangunan irigasi ini kami harapkan bisa membuat aliran air lancar tanpa hambatan. Puluhan tahun kami menanti program ini agar saluran air bisa merata. Terima kasih kepada pemerintah pusat melalui PUPR dan BBWSC3 yang telah memberikan program P3-TGAI kepada P3A Sumber Rejeki,” ujarnya.

Abah Unji juga berharap program ini berkelanjutan, mengingat selama ini aliran sawah sering tersendat akibat tanah dan rumput yang menghalangi jalur air.

Program P3-TGAI merupakan komitmen nyata pemerintah melalui Kementerian PUPR dan BBWSC3. Program berbasis swakelola ini dikelola langsung oleh kelompok P3A agar distribusi air ke sawah lebih merata, produktivitas meningkat, dan ketahanan pangan nasional tetap terjaga.

error: Content is protected !!