Lebak, UNB.- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Saketi–Malingping, di jembatan perbatas dua desa tepatnya di Kampung Guriang Desa Kerta dan Kampung Ciung Wanara Desa Kertarahayu, Kecamatan Banjarsari, Rabu (12/08/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa ini melibatkan tiga kendaraan, yakni truk tronton, minibus Toyota Rush, dan bus angkutan umum Sinar Sari.
Menurut keterangan saksi, minibus Toyota Rush dengan nomor polisi B 2904 TIB yang datang dari arah Pelabuhan Ratu menuju Jakarta berhenti di depan rambu peringatan jembatan longsor di Desa Kerta. Saat memberi jalan bagi bus Sinar Sari jurusan Serang–Malingping–Cikeusik, truk tronton Hino 500 bernopol B 9058 CU yang membawa material tanah dari arah Bayah menuju Cikarang menabrak minibus tersebut dari sisi kanan.

Benturan keras membuat minibus terseret beberapa meter hingga menabrak gardil pembatas jalan. Truk tronton juga sempat menghantam bus Sinar Sari dari arah kanan. Akibatnya, ketiga kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Pemilik minibus asal Jakarta mengungkapkan dirinya berhenti untuk memberi jalan bus.
“Saya berhenti di depan rambu-rambu karena ada jembatan ambrol. Dari belakang, tronton yang blong menghantam mobil saya hingga terseret ke gardil,” ujarnya.
Sementara itu, sopir tronton asal Jawa Barat, RL, menyebutkan kendaraannya mengalami rem blong.
“Kendaraan saya blong di jalan turunan. Ada dua mobil yang kena. Truk saya membawa tanah bahan keramik dari Bayah menuju Cikarang,” terangnya.

Arus lalu lintas sempat tersendat dari dua arah akibat kecelakaan ini. Namun tak lama kemudian, kondisi jalan kembali normal setelah ketiga kendaraan dipindahkan ke bahu jalan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski minibus hampir terperosok ke parit jika tidak tertahan gardil pembatas.
Saat ini, kasus kecelakaan sedang ditangani Polsek Banjarsari untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.(Red)















