Lebak  

Amburadulnya Proyek D.I Cikoncang dengan masa Kontrak Habis. Kades Ketapang pun angkat bicara

Lebak, UNB.- Pekerjaan rehab irigasi D.I Cikoncang yang dikerjakan sejak beberapa bulan lalu masih jauh dari kata selesai, proyek pengerjaan rehab irigasi tersebut yang menelan anggaran sebesar Rp 9.778.819.000 dari APBD Provinsi Banten TA 2022. Yang dikerjakan oleh kontraktor CV CAHAYA ALI  PRATAMA, dengan Konsultan Pengawas PT EKA DWI SATYA dengan nomor kontrak  611/SP.21.5/PJPA/DPUPR/2022.

Pengajaran rehab irigasi belakangan ini menjadi trending di beberapa media belakangan ini, pasalnya proyek tersebut yang seharusnya sudah selesai 04 Desember 2022 namun faktanya masih terbengkalai padahal masa pengerjaan 200 hari kerja sudah lewat dihitung sejak 25 Mei 2022.

Proyek irigasi tersebut membentang dari Desa Katapang yang melintas hingga desa Parungpanjang Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak provinsi Banten, irigasi tersebut yang dijadikan tumpuan oleh para petani yang kebetulan lahan pertanian nya mengandalkan air dari irigasi tersebut, namun sayang sejak pengerjaan rehabilitasi belakangan ini para petani harus mengandalkan air hujan, pasalnya irigasi yang mereka andalkan belum selesai dikerjakan, padahal seharusnya sudah selesai dikerjakan awal Desember ini.

Dari pantauan media di lapangan masih ada beberapa titik yang masih belum dikerjakan secara maksimal.

Emed Kurniawan S.IP Kepala Desa Katapang saat ditemui oleh media Selasa (20/12/2022) berharap agar pengerjaan rehablitasi irigasi cepat diselesaikan karena masa kerja sudah selesai dan juga para petani mengharapkan rampungnya pekerjaan tersebut.

“Saya berharap pekerjaan segera selesai mengingat masa kerja sudah lewat, namun ko kenapa pekerjaan masih amburadul, Berdasarkan papan informasi, dalam kontrak sudah berakhir,” ungkapnya.

Masih kata Emed “Jika ini tidak ada penanganan serius jangan salahkan masyarakat dan para petani kalau sampai ada demo besar-besaran,” tegasnya lagi.

Pihak pelaksana pekerjaan saat di hubungi CNC MEDIA via pesan aplikasi WhatsApp hingga berita dinaikan tidak memberikan jawaban apapun, pesannya hanya dibaca lalu diabaikan. (Red)

error: Content is protected !!