Lebak, UNB.- Proyek Revitalisasi sekolah Dasar Negri 2 Sumberwaras Kecamatan Malingping, Kurangnya pengawasan dalam pekerjaan, sehingga pembangunan sangat di ragukan mulai dari pekerjaan dasar sampai atap bangunan dan para pekerja mengabaikan K3 dalam pembangunan tersebut. Minggu (07/04/2024).
Pasalnya dari segi pekerjaan bisa terlihat yang memasang kramik dan atap seolah terburu buru yang berakibat pekerjaan sangat diragukan kualitasnya, bahkan para pekerja tidak diberikan APD saat melakukan kegiatan pekerjaan di lapangan, dan juga disayangkan pihak kontraktor tidak memasang spanduk K3 Pelindung Diri (APD) Sehingga terkesan mengabaikan Keselamatan Dan Kesehatan Tenaga Kerja (K3) sehingga menjadi sorotan publik karena semua pekerja proyek tak memakai Alat Pelindung Diri (APD).
Seperti pengerjaan di SDN 2 Sumberwaras Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak Banten terlihat semua pekerja tak memakai Alat Pelindung Diri (APD) Sehingga terkesan mengabaikan Keselamatan Dan Kesehatan Tenaga Kerja (K3).
Seharusnya pihak kontraktor membuat spanduk dan terpampang dalam himbauan yang dipasang di papan informasi mengenai keselamatan dan tata tertib proyek bahwa setiap pengunjung atau pun pekerja setiap memasuki proyek wajib memakai Alat Pelindung Diri (APD) minimal helm, sepatu dan rompi tetapi pada kenyataannya semua alat tersebut tidak tersedia dan boleh dikatakan tidak ada.
Bahkan bukan itu saja material berceceran di mana mana, seperti Semen Besi pasir dll, karena tidak memakai Direksi Kitt dalam pembangunan proyek Revitalisasi tersebut, apalagi Pasir yang berada di pinggir jalan yang masuk ke badan jalan sangat dikhawatirkan menganggu keselamatan para pengguna jalan.
Cetus salah satu pekerja yang saat ditanyakan oleh awak media terkait pengawasan oleh mandor, dirinya mengungkapkan bahwa disini tidak ada mandor mandoran semua sama para pekerja gebrugan saja. ujarnya dengan nada singkat.
Proyek Revitalisasi Sekolah Dasar Negri 2 Sumberwaras, proyek tersebut merupakan kegiatan pengelolaan pendidikan sekolah dasar dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak senilai Rp 1.140.774.000, sumber anggaran APBD Kabupaten Lebak TA 2024 dengan pelaksana CV. Sinar Karya Utama.
Disayangkan proyek anggaran 1 Miliyar lebih yang diambil dari APBD Kabupaten Lebak, tidak terlihat pengawas pelaksana kegiatan di lapangan sehingga dikhawatirkan pekerjaan yang asal asalan.
Sampai berita ini diterbitkan belum dapat dikonfirmasi karena tidak ada di lokasi pengerjaan.
Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnaker dan ESDM) Provinsi Banten segera menindak lanjuti serta memberikan somasi kepada pelaksana proyek atas dugaan diabaikannya Keselamatan dan Kesehatan Tenaga Kerja (K3) pada Proyek Revitalisasi sekolah Dasar Negri 2 Sumberwaras.(Red)














