Lebak, UNB.- Beberapa emak emak ramai mendatangi Tokoh Pemuda yang berada di Desa Cikesik Kecamatan Wanasalam akibat Bantuan Sosial (Bansos) beras yang datang ke desa tidak tepat sasaran. Kamis (08/02/2024).
Pasalnya diduga Penyaluran beras tersebut tidak tepat sasaran karena menurut para emak emak, Bantuan Sosial (Bansos) beras mengeluarkan data KPM tidak sesuai dan tidak tepat sasaran, apalagih warga yang kurang mampuh yang betul betul membutuhkan sampai saat ini tidak pernah mendapatkan Bantuan Berupa beras tersebut.
Sehingga memicu emak emak berbondong bondong mengadukan ke salah satu tokoh pemuda di desa Cikeusik, akibat Penyaluran Beras yang disinyalir tidak tepat sasaran membuat ricuh sejumlah emak emak.
Opik tokoh pemuda di Desa Cikeusik Kecamatan Wanasalam, menyampaikan bahwa di desanya beras sudah disalurkan namun terjadi ricuh di masyarakat, sehingga beberapa ema emak datang kerumahnya.
“Ini semalam ada sekitar 30 ibu-ibu yang datang ke rumah bawa KK dan KTP mengadukan biasanya dapat bantuan beras tapi tidak. Saya pun sempat mempertanyakan ke RT dan Kades, namun tidak menunjukkan data KPM seperti yang saya pinta,” ungkapnya.
Awak media pun mengkonfirmasi Kepala Desa Cikeusik Kecamatan Wanasalam melalui saluran Whatsapp terkait adanya emak emak ramai mendatangi tokoh pemuda karena selama ini mereka tidak mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos) berupa Beras.
Tetapi pihak Desa belum merespon saat awak media mempertanyakan terkait adanya emak emak yang mengadukan permasalahan terkait program bantuan beras yang diduga tidak tepat sasaran.
Hasil penelusuran, bansos beras tersebut yaitu program bantuan beras cadangan pemerintah. Namun banyak desa yang belum menyalurkan kepada penerima karena belum menerima data KPM. Selain itu, kuota beras perdesa dikeluhkan berkurang drastis dari biasanya.(Red)














