Lebak  

Jembatan gantung rapuh, Penyebab lima Pelajar SMP dan Tiga Kendaran terjun ke sungai

Lebak, UNB, Jembatan gantung penghubung di dua Desa dan dua Kecamatan, di desa Senanghati kecamatan Malingping dan Desa Cilangkap kecamatan Wanasalam, terputus pada Rabu (21/01/2026) sekitar jam 14.15.

Akibat kondisi jembatan yang sudah rapuh, selama bertahun tahun sehingga, jembatan ambruk saat dilintasi lima pelajar SMPN 3 Wanasalam saat pulang sekolah menggunakan tiga kendaraan roda dua.

Tiga kendaraan roda dua jenis Honda Bit dan Scooupy, yang dikendarai oleh Pelajar SMPN 3 Wanasalam, yang berjumlah lima orang, ke lima pelajar terjatuh, akibat tali jembatan putus yang sudah rapuh, jembatan yang memiliki panjang 50 meter terbentang di atas air memiliki ketinggian 20 meter dengan kedalaman air sekitar 7 meter.

Jembatan gantung, pertama kali dibangun pada tahun 2013 kini rapuh dimakan usia, yang menyebabkan ke lima pelajar SMP ikut menjadi korban.

Dua dari lima korban yang beralamat di kampung cilangkap Desa Senanghati kecamatan Malingping, kini harus mengalami luka serius akibat jembatan ambruk, yang menyebabkan tiga kendaraan roda dua dan lima anak sekolah ikut menjadi korban, satu anak tidak sadarkan diri, akibat benturan dan terjatuh ke sungai yang deras berikut sepeda motor, sehingga warga Berjibaku mengangkat korban dan kendaraan yang masuk ke sungai.

Huda kelas 7 SMPN Wanasalam dilarikan kerumah sakit Malingping akibat terjatuh menimpa derasnya air sungai beserta motor yang dibawanya.

Dede Iip kelas 9 dirawat dirumahnya, dengan kondisi luka di kaki sehingga harus menjalani perawatan, dengan empat jahitan dikaki dan luka di pinggang

Ajat kelas 9 mengalami luka ringan di kaki dan pinggang.
Fakih kelas 8 dan Rezan kelas 9 mengalami luka ringan

Kepala Desa Senanghati Kecamatan, Malingping Agus Sumantri membenarkan, terjadinya peristiwa pelajar terjatuh dari jembatan pada pukul 14:15 WIB kelima pelajar asal kampung cilangkap, desa senanghati kecamatan Malingping saat pulang sekolah.

“Terkait kondisi jembatan memang sangat memprihatinkan, karna jembatan ini sudah bertahun tahun, kemungkinan sudah ada 15 tahun, pembangunan jembatan yang menghubungkan antara dua desa dan dua kecamatan, antara desa Senanghati kecamatan Malingping dan desa Cilangkap kecamatan Wanasalam,

“Terkait kejadian ini tadi siang pada pukul 14;15 wib yang mana anak sekolah pulang dari sekolah SMPN tiga Wanasalam disitulah terjadi ambruknya jembatan gantung penghubung dua desa.

“Untuk saat ini korban jiwa tidak ada, hanya luka luka ringan saja, korban lima orang dengan kendaraan ada tiga, ketinggian jembatan kira kira 20 meter, dengan panjang 50 meter untuk kedalaman air kira kira 7 meter, bahkan untuk korban lima orang anak laki laki untuk jembatan diperkirakan mencapai 15 tahun yang selama ini belum ada perbaikan,

“Salah satu korban dilarikan ke rumah sakit Malingping dan yang satu di rawat di rumah.ungkapnya

Agus berharap, pemerintah secepatnya menindak lanjuti terkait jembatan tersebut, Karna jembatan tersebut menghubungkan antara dua desa dan dua kecamatan,

Agus menjelaskan tidak ada lagih jalan alternatif yang paling dekat selain jembatan tersebut.

Dede Iip salah satu korban yang dirawat dirumahnya menuturkan, dirinya bersama ke empat temannya mengendarai tiga kendaraan roda dua terjatuh saat pulang dari sekolah.

“Saya bersama teman, mengendarai motor itu tiga motor lima orang berboncengan, pas nyebrang terasa agak miring, sekaligus langsung jatuh terus kaki saya kejepit besi.

“Yang tiga orang alhamdulilah selamet cuman luka ringan, kalau yang satu mah jatuh ke air terus pingsan dan dilarikan ke Rumah sakit malingping.ungkapnya

Kini dua dari lima korban, dalam keadaan luka cukup serius, akibat terjatuh dari jembatan yang putus karena sudah rapuh dimakan usia, akibat jembatan penghubung di dua desa dan dua kecamatan belum mendapatkan perbaikan.

Wakil Ketua komisi II DPRD Provinsi Banten Musa Weliansyah, respon cepat atas adanya informasi jembatan gantung penghubung dua desa dan dua kecamatan yang ambruk.

“Jembatan yang menghubungkan Desa senanghati kecamatan malingping dan desa cilangkap kecamatan Wanasalam, sebetulnya ini sudah di usulkan dari tahun 2019, setiap musrembang baik desa senanghati maupun desa cilangkap selalu mengusulkan, cuman memang sampai sekarang belum direalisasikan dan kondisinya, sudah rapuh dan tadi pada pukul 14.15 ada insiden yang mana ada tiga kendaraan roda dua dan siswa SMP Negri tiga Wanasalam, yang sedang melintas, karena jnj sudah rapuh bangunan yang lebih dari sepuluh tahun, sehingga terjadi ambruk dan kemudian. saya mendapatkan kabar sehingga saya langsung ke lokasi.

“Alhamdulilah tidak ada korban jiwa walaupun satu sedang dilakukan perawatan secara insentif di RSUD Malingping.ungkapnya

Wakil ketua komisi II DPRD Provinsi Banten Musa Weliansyah, menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten dan PUPR, adanya jembatan gantung penghubung dua desa dan dua kecamatan yang ambruk.

“Dalam waktu dekat dari tim PUPR Provinsi Banten, atas perintah pak gubernur dan pak kadis PUPR akan meninjau ke lokasi untuk melakukan perhitungan, akan segera melakukan perbaikan jembatan gantung termasuk dari tim pemerintah kabupaten Lebak.ungkapnya

error: Content is protected !!