Lebak  

Polisi Mulai Periksa Berkas, Kades Kerta dan Istri Sulit Lepas dari Jeratan Hukum, King Badak Siap Pasang Badan untuk Prades

Lebak, UNB.- Unit Tipikor Polres Lebak Polda Banten telah melakukan pemeriksaan berkas dugaan korupsi dana desa ( DD) atas aliran dana ke recening istri Kepala Desa Kerta Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak. Kamis (13/03/2025)

Sebanyak 3 boks berkas dokumen administrasi kegiatan dan keuangan anggaran tahun 2022-2023 dan 2024 dari kantor Pemerintahan Desa Kerta yang di serahkan oleh Aktivis Mahasiswa GMNI Lebak dan seorang anggota DPRD Provinsi Banten beberapa waktu lalu kepada penyidik Tipikor Polres Lebak.

Menurut informasi Penyidikan akan segera dimulai dengan memanggil pihak terkait untuk dimintai keterangan seputar dugaan korupsi dengan kerugian keuangan negara sekitar Rp 631.300 000

“Saya mendapatkan informasi penyidik telah mempersiapkan SP2HP untuk mengundang para pihak terkait yang akan di mintai keterangan”, Kata Eli Sahroni dalam press release nya

Korupsi yang dilakukan Kepala Desa Kerta dengan melibatkan sang istri tidak bisa di bantah lantaran aliran dana dari kas keuangan desa mengalir deras ke rekening bank atas nama istri kepala desa. Aliran dana hasil rampokan itu di transfer pihak pelaksana kegiatan yang notabene Parades setempat terbukti berdasarkan alat bukti yang ada di lakukan beberapa kali transfer dengan nilai lebih dari enam ratus juta kepada rekening istri kepala desa.

” Saya memiliki bukti bukti yang dapat di jadikan dasar ada unsur pidananya pada kegiatan yang sumber keuangannya dari dana desa. Salah satunya adalah dari kas kegiatan di transfer ke rek istri kepala desa, itu bukti korupsi yang tidak bisa di bantah”, kata King Badak

Dikatakan King Badak tidak mungkin Prades atau pelaksana kegiatan berani transfer dana ke rekening orang lain yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaan atau kegiatan yang sedang dilaksanakan, itu semua terjadi ada perintah dari kepala desa

” Parades melakukan karena tekanan dari kepala desa, sangat tidak mungkin tanpa perintah kepala desa mereka transfer uang ke rekening istri sang kades”, imbuhnya.(Red)

error: Content is protected !!