Lebak, UNB.- Aliran Sungai Cibinuangen di Desa Bolang, Kecamatan Malingping, terlihat keruh dan menimbulkan bau menyengat. Kondisi ini diduga akibat pembuangan limbah cair dari enam pabrik tahu yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut. Aktivitas warga pun terganggu karena dampak pencemaran lingkungan yang semakin parah.
Pembuangan limbah cair secara langsung ke sungai memicu penurunan drastis kualitas air, kematian biota akibat kekurangan oksigen, serta aroma busuk yang menyengat. Tak hanya itu, warga sekitar juga khawatir akan timbulnya gangguan kesehatan akibat tercemarnya aliran sungai.

Sejumlah warga mengeluhkan kondisi ini, terutama saat musim kemarau ketika debit air sungai mengecil dan masyarakat sangat bergantung pada aliran sungai untuk kebutuhan sehari-hari.
“Iyah, seluruh pabrik tahu yang ada di Desa Bolang membuang limbah cair ke sungai. Padahal kami warga dari Kampung Temboang ada yang menggunakan aliran sungai, apalagi di saat musim kemarau,” ungkap seorang warga, Rabu (05/08/2026).

Warga berharap pemerintah setempat segera memberikan himbauan dan tindakan tegas agar para pelaku usaha tidak membuang limbah cair secara berlebihan ke sungai. Pasalnya, aliran Sungai Cibinuangen masih digunakan oleh masyarakat sekitar untuk kebutuhan harian.(Red)















