Lebak  

Memeriahkan Acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H, Mesjid Riyadzul Falah Tapos Satu,
Hadirkan Da’i Kondang

Lebak, UNB,- Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H, di Kampung Tapos Satu Rt 04/ RW 03 Desa Kerta Kecamatan Banjarsari tahun ini terasa sangat istimewa, dimana Penceramah/Da’i Kiyai Madsuri (Gledeg) yang panitia hadirkan Penceramah Kondang  di  Mesjid Riyadzul Falah Tapos Satu. Minggu (16/10/2022).

Acara tersebut dihadiri para jemaah mulai dari ibu ibu dan bapak bapak dan  anak anak serta para kiyai dan hadir pula Kepala Desa Kerta Ricky Zaenal Abidin dan segenap Prades kerta, dan hadir pula Kepala Desa Kertaraharja Irpan Haryanto SH, dan Kiyai Haji. Bunyanudin Amin dan Bapa Haji Muhaemin dan Haji Tedi Sudarna Calon Dewan dari Partai PDI Perjuangan, para tokoh dan pejabat Mulai dari Rt 04 RW03 Desa Kerta, dan Bhabinkamtibmas Bripka Iim Faizin Perwakilan Polsek Banjarsari.

Antusias masyarakat dari Desa Kerta hingga dari luar desa berbondong bondong menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang Bertempat di Mesjid Riyadzul Falah kampung Tapos Satu.

Tak seperti tahun kemarin yang biasanya berjumlah 2000  jamaah, tapi untuk saat ini yang hadir sekitar 2500 jemaah dalam Maulid Nabi Muhammad SAW.

Panitia penyelenggara acara peringatan Maulid Nabi Muhamad 1444 H, Kiyai Haji Jahid Bustomi memberikan arahan terkait Maulid Nabi Muhammad SAW.dan memberikan santunan langsung kepada anak yatim sebanyak 80 anak,

Siraman Rohani dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diisi oleh penceramah kondang Kiyai Madsuri (Gledeg) asal Malingping dan Qori Nasional Kiyai Surdi dari Cikesik Desa Kecamatan Wanasalam dan Kiyai Nursahid dari Malingping yang menggema melantunkan Kalam Illahi dengan suara merdu.

Penyambutan kedua dari panitia menyambut hadirnya Mubalig kondang yang membuat masyarakat penasaran mendengar nama Besar Kiyai Madsuri yang Biasa di panggil kiyai (Gledeg) dari dari Kecamatan Malingping membuat antusias para jamaah,

Dalam ceramahnya Kiyai Madsuri atau kiyai (Gledeg) memberikan wejangan
Terkait Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Tema Maulid Nabi Muhammad Memberikan akhlak yang Mulia dan Beribadah,

mudah-mudahan hamba Allah ulama para Kyai guru-guru sadayana para pimpinan pondok pesantren pimpinan majelis majelis taklim keluarga besar Darul Falah satu dan dua mudah-mudahan  Selalu di Berikan Barokah dan Magpirohh,,

Mengajak kepada jama’ah yang hadir untuk bersama-sama memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunianya kita masih diberi kesempatan, diberi kekuatan, diberi kesehatan untuk melanjutkan ibadah kita, karya kita serta tugas dan kewajiban kita mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara kita tercinta.

Dan semoga kita menjadi pengikut dan umat Nabi Agung Muhammad SAW sampai akhir zaman yang merupakan bagian dari upaya kita untuk merenungkan nilai-nilai luhur, menghadirkan kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan kita sehari-hari.

Melalui peringatan Maulid Nabi ini, kita pupuk jiwa dan rohani kita, dengan ajaran Islam yang luhur dan agung, kita tanamkan akhlaq yang mulia, dan kita sebarkan nilai kebijakan dan kemanusiaan yang diteladankan oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Mengajak kepada kita semua, untuk menjadikan Peringatan Maulid Nabi ini sebagai momentum untuk meningkatkan toleransi dan kebersamaan, untuk meningkatkan pemahaman tentang ajaran agama dengan benar serta untuk menghormati sesama kita yang berbeda keyakinan, kepercayaan dan pemahaman.

Mengawali tausiyahnya, Kiyai Kiyai Madsuri atau kiyai (Gledeg)
mengajak jemaah yang hadir untuk berdzikir dan bermunajat kepada Allah SWT. Hal tersebut untuk mengingatkan kepada kita semua, bahwa hidup kita di dunia ini, sekedar mampir, dunia ini bagaikan terminal dan jembatan yang akan kita lewati dan nantinya kita pasti akan masuk alam kubur, yang sebelumnya juga pasti melewati pintu sakaratul maut dan akan dibangkitkan kembali oleh Allah SWT dan kemudian dikumpulkan di Padang Masyar dan akan hidup selama-lamanya di akhirat. (Red)

error: Content is protected !!