Lebak  

Merebaknya DBD di Desa Kerta, Aktivis Baksel Desak PKM Bojongjuruh Lakukan Foging

Lebak, UNB.- Aktivis Lebak Selatan meminta Dinas Kesehatan setempat, UPT PKM Bojongjuruh bergerak cepat menanggulangi wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang saat ini sudah merebak di Desa Kerta Kecamatan Banjarsari Lebak Banten. Jumat (08/03/2024).

“Kami meminta atas masyarakat Desa Kerta harus disegerakan petugas kesehatan mulai dari Dinas Kesehatan hingga puskesmas yang berada di Desa Kerta harus segera bergerak cepat menanggulangi kasus demam berdarah ini, yang sudah meroket, dengan cara melakukan foging, atau penyemprotan asap. saya minta Kepada Dinkes melalui UPT PKM Bojongjuruh, harus mengupayakan, jangan ini masyarakat meminta di foging, pihak Dinkes menjawab gak ada anggaran untuk foging, berarti harus menunggu banyak korban yang terkena DBD,” ujar Ajat. Jumat (08/03/2024).

Menurut aktivis Lebak selatan Ajat Resmana kasus demam berdarah yang merebak terhitung sejak pertengahan tahun 2023 ini bukanlah jumlah yang sedikit sehingga perlu ditangani serius oleh Dinas Kesehatan dengan melakukan berbagai upaya.

“Salah satunya, melakukan pengasapan (fogging) di daerah endemis untuk membasmi nyamuk dewasa, maupun mengedukasi masyarakat menjaga kebersihan di rumah tinggal dan di lingkungannya,” ujarnya.

Awak media mengkompirmasi Kepala Puskesmas Bojongjuruh Tb. Farid Yani melalui saluran Whatsapp terkait merebaknya kasus DBD di Desa Kerta, untuk di upayakan penanganan melalui Pengasapan atau foging, Kepala Puskesmas Bojongjuruh Pun menjawab “Udah kompirmasi ke Dinkes kata nya anggaran untuk poging belum ada. Kalau mau silahkan swadaya alat ada di Dinkes,” ujarnya.

Hal ini mendapat komentar dari berbagai pihak terkait foging yang begitu sulit dilakukan oleh dinkes, dan pihak Puskesmas setempat belum bisa melakukan foging akibat terkendala anggaran. (red)

error: Content is protected !!