Lebak, UNB.- Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang digulirkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3), mendapat apresiasi dari aktivis Hasanudin atas pelaksanaannya di Desa Cikate, Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak. Selasa (16/9/2025).
Hasanudin menyampaikan kekagumannya saat mengunjungi lokasi kegiatan Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Malang Jaya. Ia mengaku sempat meragukan kualitas pekerjaan irigasi karena lokasi yang sangat terpencil dan sulit dijangkau kendaraan. Material smen harus diangkut sejauh tiga kilometer dengan menggunakan roda dua, melewati medan hutan yang menantang.
“Saya sempat ragu, karena lokasi sangat jauh dan sulit dilalui. Tapi setelah melihat langsung, saya kaget. Pekerjaannya sangat rapi, pemasangan batunya bagus, bahkan lebih baik dari proyek irigasi lain yang dekat jalan raya,” ujar Hasanudin.
Ketua P3A Malang Jaya, Olot Suma, menuturkan bahwa meski sedang sakit, ia tetap memastikan pembangunan dilakukan dengan serius dan tidak asal-asalan. Semen diangkut menggunakan sepeda motor, sementara batu diambil dari lokasi menggunakan alat tradisional seperti bodem karena medan yang ekstrem.
“Kami tidak ingin asal jadi. supaya awet dan bisa dirasakan sampai anak cucu. Walaupun sulit, kami tetap berusaha maksimal demi kebutuhan petani, dan tinggal menunggu Pho 70%” ungkap Olot.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PUPR dan BBWSC3 atas turunnya program P3-TGAI yang telah lama dinantikan oleh warga Desa Cikate. Saluran irigasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan aliran air untuk pertanian dan meningkatkan produktivitas hasil tani.
Informasi Teknis Program P3-TGAI :
Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI)
Nama Kelompok : P3A Malang Jaya
DAERAH IRIGASI : DI Pinang Jangkung
Lokasi Kegiatan : Desa Cikate Kec, Cigemblong Lebak Banten
Tanggal Kontrak : 12 Agustus 2025
Nilai Kontrak : Rp. 195.000.000
Waktu Pelaksanaan : 45 Hari kalender
Tahun Anggaran : 2025.(Red)














