Lebak  

Perangkat Desa dan Semua Stakeholder Desa Kerta Mogok Kerja, Pelayanan Masyarakat Lumpuh Total

Lebak, UNB.- Situasi di Desa Kerta, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak semakin memanas setelah seluruh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Semua Stakeholder memutuskan untuk melakukan aksi mogok kerja. Keputusan ini diambil sebagai bentuk protes terhadap ketidakjelasan tanggapan dari Pj Bupati Lebak atas tuntutan warga yang meminta pemberhentian Kepala Desa Kerta.Kamis (13/02/2025)

Mogok kerja yang dimulai pada 13 Februari 2025 ini menyebabkan lumpuhnya pelayanan masyarakat di Desa Kerta, karena tidak ada aktivitas pemerintahan yang berjalan sebagaimana mestinya. Warga yang membutuhkan pelayanan administratif, surat menyurat, maupun bantuan lainnya terpaksa harus menunda keperluan mereka hingga adanya keputusan yang sesuai dengan aspirasi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut dari aksi mogok ini, warga bersama seluruh perangkat desa dan BPD akan menggelar aksi damai pada Senin, 17 Februari 2025, yang akan diikuti oleh 500 peserta. Aksi ini akan berlangsung di Kantor Kecamatan Banjarsari dengan tuntutan yang sama, yakni mendesak pemberhentian Kepala Desa Kerta.

Tokoh ulama Desa Kerta KH Saepudin, yang bertindak sebagai Penanggung Jawab Aksi, menyatakan bahwa langkah ini diambil karena masyarakat merasa tidak mendapatkan solusi yang adil dari pemerintah daerah.

“Pemkab Lebak terkesan tutup mata terkait persoalan di desa Kerta, apalagih usulan yang dibawa BPD yang diterima PJ Bupati Belum terpenuhi untuk pengunduran diri kepala desa yang ditanda tangani oleh PJ Bupati.sehingga kami mendukung Lembaga Desa melakukan mogok kerja sejak Hari ini.ungkapnya

Ditempat yang sama Abah Mas’ud, selaku Koordinator Lapangan dalam aksi damai menambahkan, bahwa aksi ini akan berlangsung damai dengan orasi yang akan disampaikan oleh orator.

“Kami sudah berusaha menempuh jalur yang sesuai prosedur, namun hingga saat ini tidak ada keputusan yang memihak kepada kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, kami terpaksa akan melakukan aksi damai di Kantor Kecamatan Banjarsari sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan yang terjadi di desa kami,” ungkapnya

Salah satu perwakilan warga.
Warga berharap Pj Bupati Lebak dan pihak terkait segera turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan ini sebelum terjadi eskalasi yang lebih luas. Mereka juga menegaskan bahwa aksi mogok kerja akan terus berlanjut hingga tuntutan mereka dipenuhi.(Red)

error: Content is protected !!