LEBAK, UNB- Program Ketahanan Pangan (Katapang) desa di Kabupaten Lebak diminta untuk segera di evaluasi, pasalnya program Katapang desa disinyalir banyak gagal dan rentan Penyalahgunaan pada penerapannya, Senin 17 Juli 2023.
Aktivis Lebak Selatan (Baksel), Bucek angkat bicara menuturkan terjadi banyak kejanggalan pada program Katapang desa.
“Selain banyak gagal, program Katapang desa ini rentan penyelewengan, seperti bidang bibit tanaman yang sempat mencuat mengenai cashback dan peternakan hewan dengan ketidakjelasan kematian hewan ternak,” ujarnya.
Oleh karena itu, Bucek pun meminta agar program Katapang di desa-desa Kabupaten Lebak segera di evaluasi menyeluruh.
“Kalau kita lihat dalam juknis, ada tahap verivikasi, sertifikasi dan evaluasi. Namun untuk pengawasan program Katapang desa tidak jelas terperinci. Karena menurut kami sangat rentan penyimpangan, kita minta segera di evaluasi dan diperiksa secara menyeluruh,” paparnya.
Bahkan menurut Bucek, sudah ada beberapa desa yang program Katapangnya bermasalah sehingga di proses Aparat Penegak Hukum (APH).
“Kami juga mendengar sejumlah desa sudah ada yang di panggil oleh pihak APH, namun kami belum mengetahui perkembangannya sudah sejauh mana. Program Katapang desa ini sebenarnya bagus dan dianggarkan 20% dari DD (Dana Desa-red) , namun sayang dalam penerapannya rentan penyelewengan.” Pungkasnya.(Red)














