Lebak, UNB.- Hujan lebat disertai angin kencang dan petir membuat Banjir di beberapa titik di jalan raya Saketi Malingping Desa Kerta, satu diantaranya dua Rumah Milik Cecep dan Mertuanya terendam banjir dengan ketinggian sedengkul orang dewasa, sehingga warga harus waspada disaat musim penghujan di dampak akibat drainase yang kurang memadai berakibat air menggenangi Jalan Raya.
Kamis (04/04/2024).
Pasalnya hujan lebat membuat jalan Nasional tergenang air di dua titik diduga akibat saluran air yang tidak berjalan, sehingga air tidak bisa mengalir secara normal dan berakibat air meluap ke jalan akibatnya genangan air yang mengganggu pengguna jalan mengakibatkan laju kendaraan terhambat, Seperti terlihat dalam vidio yang di bagikan warga genangan air terlihat Jelas depan Pom Kampung Pasar Baru RT 01 RW 03 dan juga di Kampungsawah RT 03 RW 01 Desa Kerta.
Bukan hanya banjir yang menerjang jalan Nasional dan sawah warga yang berada di Kampung Pasar Baru terkena Banjir sehingga padi yang baru ditanam beberapa bulan tidak kelihatan, akibat luapan air yang begitu besar dan tampak juga pos ronda yang biasa dipakai istirahat orang yang mencuci motor dan mobil terlihat hampir roboh diterjang banjir.
Trlihat dari video visual warga, salah satu warga menggerutu akibat adanya warga yang membuang sampah sembarangan mengakibatkan saluran air tidak berjalan lancar, sehingga luapan air tidak terhindarkan masuk ke jalan raya.
“Kampus juga Banjir akibat buang sampah sembarangan aja, Masyallah,” ujarnya.
Ajat Resmana Selaku Warga desa Kerta menuturkan, hujan lebat yang membanjiri dua rumah milik Cecep dan Mertuanya selalu kebanjiran jika datang musim penghujan.
“Ini sungguh kasihan setiap musim penghujan dua rumah milik Pak Cecep dan Mertuanya selalu kebanjiran, akibat luapan air dari belakang akibat draenase tidak ada, sehingga datang musim penghujan banjir pasti datang merendam dua rumah ini. Harapan saya kepada pemerintah PUPR Provinsi dan PUPR Lebak segera membangunkan saluran irigasi karena tidak ada buat membuang air jika musim penghujan,” ujar Ajat.
Beberapa warga di Desa Kerta meminta pihak PUPR Provinsi maupun Kabupaten untuk segera membangunkan saluran draenase di pinggir jalan Nasional Malingping Saketi Desa Kerta, yang membanjiri jalan raya dan dua Rumah yang berada di Kampung Tapos Desa Kerta jika datang musim Penghujan.(Red)














