Lebak, UNB.- Jalan lingkungan di Kampung Guriang RT/RW RT 05 , RW 02 Desa Kerta yang menjadi akses utama anak sekolah dan jalur mobilisasi PKS Kebun Kerta Jaya sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan. Pemerintah Desa Kerta akan menggandeng pihak Kebun Kerta Jaya untuk mengajukan pembangunan melalui dana CSR, agar akses pendidikan lebih nyaman bagi anak-anak.
Kerusakan jalan semakin parah saat musim penghujan. Jalan berlubang dan becek menyulitkan siswa menuju sekolah, sementara jalur ini juga digunakan oleh PTPN Kebun Kerta Jaya untuk mengangkut tandan buah sawit (TBS).
PLT Kepala Sekolah SDN 3 Kerta Cece, S.Pd menyampaikan harapannya agar pembangunan segera direalisasikan.
“Jalan ini sudah puluhan tahun belum ada pembangunan lagi. Kasihan anak-anak sekolah yang setiap hari kesulitan saat musim penghujan, sepatu mereka basah dan kotor karena banyaknya lubang di tiap titik,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).
Pihak sekolah berharap perusahaan kelapa sawit menunjukkan empati dengan membantu pembangunan jalan yang juga menjadi akses keluar masuk kendaraan kebun.
Pejabat Kepala Desa Kerta, Jajang S.Pd, menegaskan hal serupa.
“Kami berharap ada kerja sama yang baik dengan pihak perusahaan PKS Kerta Jaya, agar akses jalan bisa segera dibangun. Padahal dari kepala desa terdahulu sudah mengajukan dana CSR untuk jalan ke SDN 3 Kerta, namun hingga kini belum terealisasi,” ungkapnya.
PLT Kepala SDN 3 Kerta, Cece S.Pd, menambahkan bahwa pihak sekolah sudah berulang kali mengajukan permohonan kepada pemerintah desa, namun belum ada realisasi.
“Harapan kami sudah jauh-jauh hari agar ada perubahan akses jalan menuju SDN 3 Kerta. Jika hujan turun, jalan tidak layak dilalui anak-anak sekolah dasar. Kami berharap pihak terkait memberi sentuhan agar siswa kami dapat merasakan jalan yang layak seperti rekan-rekannya di kota. Kami merasa belum merdeka karena jalan kami masih seperti itu,” tuturnya.
Pemerintah desa dan pihak sekolah berharap agar pembangunan jalan segera direalisasikan dari Dana CSR PTPN Kebun Kerta Jaya sehingga masyarakat dan perusahaan sama-sama merasakan manfaat dari akses yang layak.(Red)














