Lebak, UNB.- Sebuah video viral yang diunggah akun Instagram Respek Peduli mengundang keprihatinan publik. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang lansia tengah menjajakan dagangan daun singkong, sembari berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Sosok dalam video itu adalah Madhalim (86), warga Kampung Kopi Impres, Desa Kertaraharja, Kecamatan Banjarsari. Selama dua tahun terakhir, ia bersama istri, anak, dan menantunya tinggal di gubuk bekas koprah milik warga sekitar. Kondisi gubuk berdiameter 3–4 meter itu menjadi tempat berteduh keluarga kecilnya.
Setiap hari, Madhalim yang renta harus berjualan keliling dengan berjalan kaki, demi membeli beras untuk makan. Dalam rekaman, terlihat ia memakan daun kangkung mentah yang dijualnya, sekadar menahan lapar karena dagangannya belum laku. “Ya Allah, bah kok kangkungnya dimakanin?” tanya salah satu pengunggah. Sang kakek menjawab lirih, “Lapar, Abah nggak makan, kelaparan.”

Postingan tersebut juga menampilkan kondisi istrinya yang terbaring sakit di gubuk sederhana. Selama ini, bantuan warga sekitar sesekali datang, namun belum cukup untuk meringankan beban hidup keluarga. Madhalim berharap ada perhatian dan bantuan pemerintah agar bisa bertahan di masa senjanya.(Red)















