Lebak  

Swadaya Warga Legok Bungur Desa Kertaraharja Bangun Jalan Cor Beton Demi Akses Aman

Lebak, UNB.- Masyarakat Kampung Lebak Bungur RT 04 RW 05, Desa Kertaraharja, Kecamatan Banjarsari, melakukan perbaikan jalan secara swadaya setelah puluhan tahun akses utama mereka rusak parah dan sulit dilalui, terutama saat musim penghujan.

Kondisi jalan menanjak yang rusak berat telah lama menyulitkan warga, baik pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor. Harapan akan pembangunan jalan di tanjakan Legok Bungur akhirnya diwujudkan melalui inisiatif warga yang mengumpulkan sumbangan seadanya dari masyarakat sekitar dan para donatur. Dana tersebut digunakan untuk membeli material pengecoran jalan.

Kiyai Bajra, tokoh muda Desa Kertaraharja, memimpin langsung kegiatan gotong royong tersebut.

“Kami masyarakat Legok Bungur dengan jumlah penduduk 20 kepala keluarga berhasil mengumpulkan iuran sebesar Rp6 juta. Alhamdulillah, kami juga mendapat bantuan dari para donatur berupa pasir 3 truk, batu split 2 truk, dan semen 80 sak,” ungkapnya, Minggu (13/09/2026).

Ia menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga serta bantuan para donatur yang telah mendukung dari segi material maupun tenaga. Kiyai Bajra berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat turun tangan membantu pembangunan jalan lingkungan ini, terutama dalam penyediaan material agar pekerjaan dapat selesai sebelum musim penghujan.

Warga setempat menuturkan, rusaknya jalan telah menimbulkan banyak kecelakaan bagi pengendara roda dua. Tidak adanya akses alternatif semakin memperburuk kondisi, terlebih saat hujan yang membuat jalan licin dan sulit dilalui kendaraan roda empat.

Sekretaris Desa (Sekdes) Kertaraharja Wawan Setiawan, memberikan Apresiasi kepada warga masarakat kampung Legok Bungur atas kekompakannya dalam melakukan Gotongroyong.

“Kami dari Pemerintah Desa Kertaraharja sangat mengapresiasi kepada warga masarakat kampung legok Bungur, atas kekompakannya membangun jalan secara swadaya, dari mulai material dan tenaga.alhamdulilah turut hadir juga dari pihak RT sampai RW atas kekompakannya,” ungkapnya.

Aksi gotong royong warga ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial, namun sekaligus menegaskan perlunya perhatian serius dari pemerintah. Pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan merupakan tanggung jawab pemerintah daerah melalui anggaran APBD maupun dana desa.

Jalan yang layak akan mempercepat mobilitas warga dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, sehingga keberadaan infrastruktur yang memadai sangat penting bagi kelancaran aktivitas sehari-hari. (Red)

error: Content is protected !!