Lebak, UNB.- Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) merasa tidak puas dengan jawaban dan penjelasan dari pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Banten terkait hasil pekerjaan ruas jalan Pasir kuray – Cisitu di kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak-Banten yang baru sekitar 4 bulan di kerjakan oleh PT. Cipta Infra Oftima sudah retak-retak dan patah rigit betonnya. Rabu (08/05/2024)
Hal ini di jelaskan oleh Ahmad Hudori selaku Ketua Umum Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) kepada wartawan
“Ya betul kami kemarin sudah melakukan audiensi dengan pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Banten yang hasilnya sangat tidak memuaskan dan tidak kongkrit dalam penjelasan, jawaban mereka muter-muter dan terkesan menutup – nutupi.” ujar Hudori
Lebih lanjut Hudori atau biasa di sapa dori menjelaskan jika GAMMA akan segera mempersiapkan aksi demonstrasi di depan kantor BPJN Wilayah Banten untuk meminta kepala Balai PJN Wilayah Banten mundur dari jabatannya
“Sekarang ini kami sedang konsolidasi dengan kawan-kawan untuk persiapan aksi demonstrasi, tidak tanggung-tanggung aksi demonstrasi yakni dalam kerangka menuntut kepala Balai PJN Wilayah Banten untuk mudur dari jabatannya jika sudah tidak bisa bekerja secara profesional dalam jangka waktu dekat ini” tegasnya.(Red)














