Soroti Oknum Kepala Sekolah MI di Kec Warung Kiara yang Arogan, Bendum LPI: APH Harus Periksa Terkait Dana Bantuan dan Dugaan Pungli

Sukabumi, UNB.– Resti Fauzi. Bendahara Umum Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) Laskar Pasundan Indonesia (LPI) Sukabumi mengatakan kepada awak media dirinya menyoroti sifat, dan sikap arogan yang di tunjukan oleh Oknum Kepala Sekolah yang mencaci maki salah satu siswa dengan kata kata kasar bahkan ada salah satu oknum guru berinisial T sampai berkata sedikit menyinggung pihak keluarga dari siswa tersebut.

“Bilangin ke si siswa tersebut punya uang berapa emang nya,” cetus Resti menirukan ucapan oknum guru.

Lanjut Aktivis cantik asal Sukabumi ini dirinya meminta kepada Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi untuk menutup sekolah tersebut karena jelas diduga keras hanya dijadikan ajang bisnis semata yang mana hampir seluruh guru disitu adalah keluarga besar mereka jasa bisa disebut “Dinasti” yang sengaja di bentuk.

Dengan perbuatan yang dilakukan oleh Oknum Kepala Sekolah MI tersebut sudah jelas menggambarkan buruknya sistem akreditas dan juga sistem sertifikasi yang dilakukan karena seharusnya sebagai guru harus lebih bijak dalam mendidik dan perlu di pikirkan aspek psikologis dari siswa yang bersangkutan karena dengan adanya hal itu siswa sampai tidak mau sekolah.

LPI juga menyoroti terkait dugaan adanya Pungutan yang dilakukan di sekolah tersebut dengan kecurigaan direalisasi anggaran bantuan dari Pemerintah yang mana transfaransi publik nya tidak ada yang ada malah Dugaan Dana KIP (Kartu Indonesia Pintar) pun dipotong dengan dalih untuk membayar iuran kenaikan kelas atau kelulusan yang akan di lakukan namun tidak rasional dan terkesan di jadikan ajang bisnis semata.

“Maka dari itu LPI meminta kepada Apartur Penegak Hukum (APH) untuk segera menindak lanjuti hal ini dan pihak LPI akan segera layangkan surat pelaporan dengan beberapa bukti dilapangan sebagai acuan terkait beberapa dugaan di atas,” pungkasnya.

Sampai berita ini dimuat pihak sekolah bungkam. (red)

error: Content is protected !!